4.8.09

Benarkah Bila Percaya Yesus Tuhan, Pasti Selamat?

Oleh: H Insan LS Mokoginta

Beberapa waktu lalu, kami mendapat SMS dari seseorang nomer HP 081942993xx yg tidak menyebutkan identitasnya yg bunyinya sbb:

Mau tahu Yesus itu Tuhan? Gampang!
1. Undang Yesus bertahta dalam hatimu, maka dia akan tunjukkan kepadamu bahwa dia Tuhan
2. Coba usir setan, sembuhkan orang sakit dalam nama siapapun yg pernah ada dalam dunia ini, kemudian coba dalam nama Yesus Tuhan.
3. Tuhan tidak dapat diperdebatkan karena Dia Pencipta, kita manusia ciptaan-Nya, bagai vas bunga tidak dapat menceritakan sipembuat vas bunga itu sendiri.
4. Undang Roh Kudus masuk ke dalam hatimu karena Roh itu sendiri yg kenal siapa itu Tuhan Yesus. Selamat mengenal Yesus Tuhan, YLU (Yesus LoveYou).

Jawab (menurut urutan nomor)
(1.) Kita umat Islam tidak perlu mengundang Yesus masuk & bertahta dalam hati, karena semua umat Islam beriman kepada semua nabi, dari nabi Adam sampai Muhammad SAW, termasuk Yesus, karena beliau adalan nabi kita umat, Islam yg sangat kami muliakan. Tidak sempurna iman seorang Islam jika tidak mengimani kerasulan Isa as (Yesus). Bahkan jika ada orang Islam yg tidak beriman kepada Nabi Isa as, maka gugurlah keislamannya. Jika mau jujur, sebenamya umat Islamlah yg lebih benar dalam mengimani siapa Yesus (Isa as) itu sendiri, ketimbang umat Kristen. Tapi iman kami kepadanya hanyalah sebatas beliau seorang hamba, nabi & Rasul Allah, bukan Tuhan. Buktinya dalam Injil, Yesus sendiri bersaksi dg jujur & polos bahwa satu-satunya yg benar yaitu Allah SWT & dia hanyalah utusan-Nya.

Yesus bersabda: "Inilah hidup yg kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yg benar & mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus" (Yoh 17:3)

Ayat tersebut adalah kesaksian Yesus! Nah bagaimana dg kesaksian Tuhannya Yesus yaitu Allah SWT menurut Alkitab?

"Beritahukanlah & kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama. Siapakah yg mengabarkan hal ini & zaman purbakala & memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yg lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yg adil & Juru selamat, tidak ada yg lain kecualiAku!" (Yes 45:21)

Pengakuan Yesus & Tuhannya Yesus (Allah swt) pada dua ayat tersebut, sangat jelas membuktikan bahwa Yesus bukan Tuhan, satu-satunya yg benar yaitu Allah SWT & juru selamat seluruh umat manusia hanyalah Allah.

(2.) Mengusir setan & menyembuhkan penyakit dalam nama Yesus, tertulis dalam Injil Mar 16:17-18 walaupun sebenarnya ayat tersebut hanyalah ayat tambahan sebab tidak terdapat dalam manuskrip kuno. Kalau Yesus (Isa as) bisa mengusir setan & menyembuhkan penyakit, itu merupakan mukjizat Beliau, untuk membuktikan kepada Bani Israil bahwa dia seorang nabi/Rasul Allah, bukan Tuhan! Dan yg hebat bukan Yesus, sebab yg membuat setan lari & menyembuhkan penyakit bukan Yesus, tapi Tuhannya Yesus, yaitu Allah swt. Buktinya Yesus selalu berdoa memohon kepadaTuhan.

Lalu katanya (Yesus) kepada mereka: "Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasahya. Tinggallah di sini & berjaga-jagalah dg aku." Maka la (Yesus) maju sedikit, lalu sujud & berdoa, katanya: "Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yg kukehendaki, melainkan seperti yg Engkau kehendaki." (Mat 26:38-39)

Doa Yesus tersebut membuktikan bahwa dia bukan Tuhan, sebab:
  1. Setiap yg hatinya sedih & terasa seperti mau mati, pasti bukan Tuhan;
  2. Yesus sedih & seperti mau mati rasanya, berarti Yesus bukan Tuhan;
  3. Setiap yg tidak bisa menuruti kehendaknya, pasti bukan Tuhan;
  4. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya, berarti Yesus bukan Tuhan;
  5. Setiap yg sujud & berdoa kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan;
  6. Yesus sujud & berdoa kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan!

(3.) Kalau keberadaan Tuhan tidak boleh diperdebatkan, buat apa kita diberi akal oleh-Nya? Kalau akal tidak bisa digunakan untuk memperdebatkan-siapa Tuhan itu, gimana dg adanya banyak tuhan-tuhan yg disembah oleh berbagai agama & kepercayaan? Anda katakan kita manusia ciptaan-Nya, bagai vas bunga tidak dapat menceritakan si pembuat vas bunga itu sendiri. Nah karena Yesus diciptakah, berarti Yesus tidak bisa disamakan dg penciptanya yaitu Allah. Jika demikian seharusnya anda tidak menuhankan & menyamakan Yesus dg Allah. Menyamakan Yesus dg Allah jelas salah & berdosa. Dalam Alkitab, Allah melarang Dia disamakan dengan lainnya.

"Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan & mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?" (Yes 46:5)

Ternyata Yesus pun bersaksi bahwa dia tidak sama seperti Allah, kata Yesus, Allah lebih besar dari dirinya.

(4.) Umat Islam yakin Roh Kudus adalah Malaikat Jibril. Kalau malaikat yg berikan kesaksian siapa Yesus (Isa as) yg sebenarnya, itu pasti benar, karena tidak mungkin malaikat bohong. Sebab menurut Al Qur'an, malaikat adalah mahluk Allah yg suci, tidak berdosa, tunduk & patuh kepada semua peiintah-Nya. Menurut malaikat yg membawa wahyu Allah dalam Al Quran, nabi Isa as (Yesus) hanyalah seorang manusia biasa, bukan Tuhan.

Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku & ibuku dua orang tuhan selain Allah?’ Isa menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yg bukan hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetatiui apa yg ada pada diriku & aku tidak mengetahui apa yg ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yg ghaib-ghaib’" (QS 5:116)

Dari wahyu Allah yg disampaikan oleh malaikat, jelas bahwa Isa (Yesus) bukan Tuhan & dia tidak pernah mengatakan kepada umatnya bahwa dia Tuhan. Karena umat Islam tidak menuhankan Yesus, menjadikan Tuhan satu-satunya Allah yg benar & Yesus sebagai utusan-Nya, berarti umat Islamlah yg mengikuti firman Allah & sabda Yesus. Kalau begitu yg selamat justru kami umat Islam.

Dari: Tabloid Suara Islam Edisi 45.

1 komentar:

Ali Anis mengatakan...

Hari Minggu =hari AHAD =hari ke-SATU!

Poskan Komentar